Rabu, 30 Maret 2016

TEORI MENULIS



Menulis

Kemampuan menulis merupakan kemampuan yang kompleks, menuntut sejumlah pengetahuan dan keterampilan .Kegiatan menulis ialah suatu proses, yaitu proses penulisan. Kegiata itu dalam beberapa tahap , yakni tahap prapenulisan, tahap penulisan, dan tahap revisi.

1.   Tahap prapenulisan

Tahap ini merupakan tahap perencanaan atau persiapan menulis dan mencakup beberapa langkah kegiatan

Kegiatan yang mula-mula harus dilakukan jika menulis karangan ialah menentukn topiknya.Topik ialah pokok pembicaraan dalam keseluruhan karangan yang akan digarap. Ini berarti kita menentukan apa yang akan dibahas di dalam tulisan. Topik kita menentukan apa yang kan dibahas di dalam tulisan. Perlu diingat bahwa topik karangan ilmiah harus selalu mengenai fakta. Di samping itu dalam memilih topik perlu diperhatikan beberapa hal yaitu :

1) Topik itu ada manfaatnya dan layak dibahas
2) Topik ini cukup menarik terutama bagio penulis
3) Topik itu dikenal baik
4) Bahan yang diperlukan dapat diperoleh dan cukup memadai
5) Topik itu tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit

Setelah berhasil memilih topik maka langkah kedua yang harus dilakukan ialah membatasi topik. Membatasi topik berarti mempersempit dan memperkhusus lingkup pembicaraan. Dengan membatasi topik sebenarnya kita juga telah menentukan tujuan penulisan. Setelah diperoleh topik yang sesuai maka dalam pelaksanaanya topik yang tel;ah dipilih itu harus dinyatakan dalam suatu judul karangan. Judul ialah nama, titel, atau semacam label untuk suatu karangan. Penentuan judul harus memperhatikan beberapa persyatatan, antara lain :

1)     Harus sesuai dengan topik atau isi karangan beserta jangkauannya
2)     Judul sebaiknya dinyatakan dalam bentuk frase
3)     Judul karangan diusahakan sesingkat mungkin
4)     Judul harus dinyatakan dengan jelas, artinyajudul tidak dinyatakan dalam kata kiasan atau mengandung arti ganda.

Langkah berikutnya ialah menentukan bahan atau materi penulisan, macamnya, berapa luasanya, dan dari mana diperoleh. Bahan penulisan ialah semua informasi atau data yang dipergunakan untuk mencapai tujuan penulisan. Data tersebut mungkin merupakan teori, contoh-contoh, rincian atau detail, perbandingan, sejarah kasus, fakta, hubungan sebab akibat, pengujian atau pembuktian, angka-angka, kutipan, gagasan, dan sebagainya, yang dapat  membantu penulis dalam mengembangkan topik yang telah dipilih. Bahan-bahan tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber; dua sumber utama ialah pengalaman dan inferensi dari pengalaman. Pengalaman ialah keseluruhan pengetahuan yang di peroleh melalui pancaindera. Sedangkan inferensi ialah kesimpulan atau nilai-nilai yang ditarik dari pengalaman. Inverensi dapat diperoleh melalui analisis dan sintesis. Bahan yang diperoleh dari pengalaman mungkin didapatkan melalui dua sumber observasi (pengamatan) langsung atau melalui bacaan.

Langkah selanjutnya yang paling penting ialah menyusun kerangka (rancang bangun) karangan. Menyusun kerangka berarti memecahkan topik ke dalam sub-topik. Pada taraf pengembangan karangan, kerangka kalimat lebih mengarahkan penulisan dari pada kerangka topik. Sebelum kerangka kerja yang sebenarnya disusun terlebih dahulu harus dibuat kerangka kasar, atau yang di sebut kerangka sementara. Kerangka itu harus logis, sistematik, dan konsisten. Setaiap butir pada kerangka itu kemudian dibahas . Pembahasan itu merupakan isi karangan. Dengan demikian karangan pun mulai di kembangkan dengan mengikuti pola organisasi tertentu : argumentatif, ilustratif, dan analitis. Kemudian nilai kembali persiapan yang sudah di buat, dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai penulisan tujan, kelengkapan kerangka, kelogisan kerangka, dan sebagainya.

2.    Tahap Penulisan

  Pada tahap ini kita membahas setiap butir topik yang ada di dalam kerangka yang disusun. Ini berarti kita menggunakan bahan- bahan yang diklasifikan menurut keperluan sendiri. Kadang-kadang pada tahap ini disadari bahwa masih diperlukan bahan lain.

Dalam mengembangkan gagasan menjadi suatu karangan yang utuh, diperlukan bahasa. Dalam hal ini kita harus menguasai kata-kata yang akan mendukung gagasan. Ini berarti bahwa kita harus mampu memilih kata dan istilah yang tepat sehingga gagasan dapat dipahami pembaca yang tepat pula. Kata-kata itu harus dirangkaikan menjadi kalimat-kalimat yang efektif. Selanjutnya kalimat-kalimat harus disusun menjadi paragraf-paragraf yang memenuhi persyaratan Tulisan harus disesuaikan dengan ejaan yang berlaku, yaitu Ejaan Yang Disempurnakan. Disertai tanda baca yang digunakan secara tepat. Di samping itu masih harus diketahui bagaimana menuliskan judul, subjudul, kutipan, catatan kaki dan daftar pustaka, teknik pengetikan, atau’layout’ dan sebagainya.

3.        Tahap Revisi

Jika buram seluruh tulisan sudah selesai, maka tulisan tersebut perlu di baca kembali. Mungkin buram itu perlu direvisi di sana-sini: diperbaiki, dikurangi, atau kalu perlu diperluas. Sebenarnya, revisi sudah dilakukan juga pada waktutahap penulisan berlangsung. Yang dikerjakan sekarang ialah revisi secara menyeluruh sebelum diketik sebagai bentuk akhir naskah tersebut.

Pada tahap ini biasanya kita meneliti secara menyeluruh secara menyeluruh mengenai logika, sistematika, ejaan, tanda baca, pilihan kata, kalimat, paragraf, pengetikan catatan kaki, daftar pustaka, dan sebagainya. Jika tidak ada lagi yang kurang memenuhi persyaratan selesailah sudah tulisan kita.



Kelebihan dan Kekurangan Buku “ Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia”

a.    Kelebihan

Buku Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia” ini sudah sangat bagus. Buku ini sangat membantu baik siswa maupun Mahasiswa dalam kemampuan menulis, dengan berusaha menekankan pada latihan-latihan kemampuan dasar menulis.
Materi yang di sajikan dalam buku ini sudah lengkap. Karena selain membahas mengenai proses dalam penulisan, jugamemaparkan hal yang juga penting dalam proses menulis seperti pengetahuan aspek-aspek kebahasaan, teknik penulisan yang bertalian dengan proses beerpikir.
Buku ini meyakinkan kepada kita, bahwa kemampuan menulis bukan hal yang sangat sulit dan hanya bisa di kuasai oleh golongan yang berbakat menulis saja, meskipun kita sadari bersama bahwa kemampuan menulis sendiri merupakan kemampuan yang kompleks. Namun, kemampuan menulis dapat di miliki oleh siapa saja karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar mengajar dan ketekunan berlatih.

b.        Kekurangan

Diluar dari kelengkapan materi yang tersaji dalam buku ini, ada beberapa hal yang menurut saya kurang, yakni sampul buku yang kurang menarik, tata letak dari pemaparan materi juga terlalu rapat dan desain warna pun kurang menimbulkan daya tarik untuk membacanya.

2 komentar:

  1. How do you make money off sports betting?
    How do you make money off sports betting? — Here's how you หารายได้เสริม make money off sports betting. What are the best ways to make money off your favorite sport? It's

    BalasHapus
  2. What are the most popular slot games in the world? - Dr. Dr.
    You can get the best free slots online in 2021, 계룡 출장안마 of 충청남도 출장마사지 your favorite slot games: 영천 출장안마 Jackpot City · Golden 태백 출장샵 Spin: 5x Multiplier · Divine 당진 출장마사지 Fortune: 5x

    BalasHapus